Pada dasarnya dalam belajar berenang tidak ada batasan atau aturan yang mengharuskan kita pelatih untuk mengajarkan mewajibkan salah satu gaya berenang dipelajari terlebih dahulu. Semua itu dikembalikan pada alasan untuk apa belajar berenang. Seseorang yang belajar berenang hanya untuk bisa berenang dan bersantai tentu saja akan sangat berbeda dengan orang belajar berenang dengan tujuan untuk prestasi atau target untuk masuk ke suatu instansi.
Di sini saya akan membagi urutan gaya berenang tersebut dalam 3 alasan yang berbeda dalam belajar berenang:
- Pertama, adalah belajar berenang dengan tujuan prestasi. Tujuan utamanya adalah sebuah prestasi maka anak didik kita harus didasari dengan teknik dasar dan motorik yang bagus untuk belajar ke tingkatan mahir selanjutnya. Dalam kasus ini menurut pengalaman saya sendiri, saya menyarankan ajarkan gaya bebas terlebih dahulu untuk memberikan dasar yang kuat terhadap anak didik. Alasannya adalah gerakan yang dilakukan dalam gaya bebas adalah gerakan alami seseorang dalam kondisi normal layaknya sedang berjalan kaki, tentu saja berbeda tempatnya di darat dan di air. Setiap orang tidak akan susah mempelajari gerakannya yang simpel seperti gerakan sehari-hari yang biasa dilakukan. Gaya bebas juga akan menjadi pondasi yang kuat untuk gaya-gaya selanjutnya.
- Kedua, adalah belajar berenang untuk tujuan masuk ke suatu instansi tertentu. Di sini kita dapat membagi lagi menjadi 2 hal yaitu, gaya renang yang sudah ditentukan dengan score dan gaya renang yang cepat. Kita akan membahas yang ditentukan score terlebih dahulu, saya akan mengambil contoh AKPOL, sebelumnya saya pernah melatih seorang anak yang akan masuk instansi tersebut dan saya bertanya gaya apa yang ingin dipelajari, anak tersebut menjawab gaya dada (katak) karena score nya paling tinggi. Nah, dalam kasus ini kita tidak memerlukan pondasi khusus, akan tetapi kita langsung masuk dan fokus ke gaya dada (katak) tanpa harus melatih gaya bebas. Alasannya adalah waktu, waktu untuk latihan gaya bebas lebih baik kita maksimalkan untuk berlatih gaya dada (katak) yang memang sudah jelas memiliki score yang lebih tinggi dalam ujian masuk instansi tersebut.
- Ketiga, adalah renang untuk rekreasi. Dalam hal satu ini saya merekomendasikan untuk melihat dulu seberapa jauh orang yang anda latih bisa dalam berenang. Lakukan percobaan saja dulu dan lihat seperti apa renangnya. Nah, disini kejelian dan keahlian kita digunakan, lihat dan amati cara berenangnya mana gaya dan yang mana yang melakukannya paling nyaman. Catatan, renang rekreasi menurut saya sendiri adalah renang yang dilakukan dengan cara se santai mungkin sehingga perenang merasa nyaman dan tidak lelah berlebihan. Setalah mengamati dengan jeli tentukan gaya apa yang ingin anda latihkan atau diskusikan dengan yang mau berlatih. Rekomendasi gaya dada (katak) dan gaya punggung (untuk orang dengan daya apung tinggi ini gaya ini akan sangat nyaman dengan sedikit variasi atau modifikasi).
Demikian urutan latihan gaya dalam berenang menurut pendapat saya dan juga menurut tujuan untuk apa latihan tersebut. Satu hal rekomendasi dari saya untuk renang prestasi latihan gaya mulai dari bebas, kupu-kupu, dan punggung atau katak (boleh dibalik).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar